Tuesday, December 1, 2015

Hari Bahagia

Ketika kau didikte bahkan pada hari yang seharusnya menjadi hari bahagiamu,
bukankah itu patut dipertanyakan?
Ketika kebahagiaanmu tak dianggap dan orang lain menuntut kepuasan dirinya bukan dirimu,
bukankah itu sesuatu yang lucu?
Ketika yang dianggap kecantikan dan keindahan menurutmu dianggap remeh dan tak cukup baik,
bukankah itu menyedihkanmu?

Wanita yang berbahagia, jangan lupa, ini kan harimu.
Jangan jadikan hari ini milik mereka.

Saturday, November 14, 2015

Semalam

Baru semalam aku tersadar;
Hatimu kadang mungkin tak bisa turut merasakan
kebahagiaan yang kekasihmu rasakan,
tapi kau akan selalu turut terluka dan meringis
ketika ia tersakiti.

Friday, November 13, 2015

Ego

"Egois kamu!"
Egois?
Egois.
Egois karena hanya mengutamakan kepentinganku?
Tanpa mempertimbangkan kepentingan orang lain?
Tanpa mempertimbangan kepentinganmu?
Kepentingan kamu.
Kamu.
Egois juga dong kamu!

Wednesday, April 22, 2015

Dua Anak Muda

Dua anak muda, apa yang kalian pikirkan?
Berjalan searah tapi tanpa tujuan
Mengendarai malam-malam yang kau tahu kelam
Dan mencoba mewarnainya terang

Dua anak muda, mengapa kalian melakukannya?
Tertawa lepas dalam dunia yang mengekang
Menari-nari di jalanan berlubang
Dengan kaki-kaki kalian yang telanjang

Tuesday, April 21, 2015

Bahagia

Berbahagialah ketika kau kesakitan
Berbahagialah karena rasa sakit itu menyelamatkan
Karena kau tak perlu mati untuk mengetahui bahwa dirimu bersimbah darah

Berbahagialah karena rasa itu ada
Dan tertawalah di atasnya

Friday, April 17, 2015

Bodoh

Manusia bodoh mencari kepastian
Yang dunia ini tak pernah sediakan
Sementara hidup ini itu semu
Semu yang nantinya kembali ke debu
Butakah kita?
Atau hanya memilih menutup mata
Dengan tangkupan tangan keegoisan?
Bodohnya...
Karena waktu ada untuk terbuang
Digantikan memori tuk dikenang
Mungkin entah sampai kapan
Paling tidak sejenak bertahan

Jadi butuhkah sebuah kepastian?

Mungkin hanya perlu menikmati waktu
Dalam ketenangan

02

Karena setiap detik yang berlalu
Sayangnya menyematkan harapan
Dan harapan
Akan terkubur seiring berlalunya detik

Thursday, April 16, 2015

01

It's like an open book with no words nor drawings.
The story of it is at the tip of the pen you hold.